Perkembangan Teknologi Globalisasi - Uber memberi harga IPO pada 45 dolar AS per saham. Dengan harga tersebut, perusahaan bakal divaluasi secara non-dilusi selama 75,46 miliar dolar AS. Pada basis yang sepenuhnya terdilusi, Uber mempunyai valuasi pasar tersirat sebesar 82,4 miliar dolar AS.

Googel Image - Perkembangan Teknologi Globalisasi

Perkembangan Teknologi Globalisasi - Uber memberi harga IPO pada 45 dolar AS per saham. 

Laporan mula menunjukkan Uber sedang menggali valuasi sampai 120 miliar dolar AS. Kisaran yang diharapkan ialah antara 44 dan 50 dolar AS per saham, menurut keterangan dari pengajuan bulan lalu.

Perusahaan ini menawarkan 180 juta saham biasa, yang berarti dapat menambah sekitar 8,1 miliar dolar AS pada Jumat (10/5), dengan opsi untuk penjamin emisi untuk melakukan pembelian 27 juta saham tambahan, dikutip di CNBC, Jumat (10/5).

Sebagai cikal bakal transportasi daring, Uber menjadikan transportasi menurut permintaan sebagai norma baru di semua dunia, sambil mengoleksi kerugian besar dan kontroversi di sepanjang jalan. Pada 2018, penghasilan Uber menjangkau 11,3 miliar dolar AS, naik 43 persen dari 2017. 

Perseroan mengadukan kerugian yang dicocokkan sebesar 1,8 miliar dolar AS, penambahan atas kerugian sebesar 2,6 miliar dolar AS pada tahun 2017, menurut keterangan dari pengajuan IPO-nya. Perusahaan tidak pernah menghasilkan untung.

Untuk menutupi kerugian ini dan mendanai perluasan yang cepat, perusahaan mengoleksi lebih dari 24 miliar dolar AS dari sekian banyak  investor semenjak didirikan satu dasawarsa lalu, menurut keterangan dari Crunchbase. Investor sudah memasukkan perusahaan VC tradisional laksana Benchmark, dan perusahaan dengan minat dalam transportasi laksana Alphabet dan Toyota. 

Pemegang saham terbesarnya ialah konglomerat teknologi Jepang, SoftBank, yang menginvestasikan lebih dari 8 miliar dolar AS melewati Vision Fund dan mempunyai 16,3 persen saham perusahaan sebelum IPO.

Baca Juga : Huawei Daftarkan Gugatan untuk Pemerintah AS di Texas

Mobilitas individu tetap menjadi bisnis inti Uber. Layanan transportasi daringnya menjangkau 63 negara dan lebih dari 700 kota. Namun, ambisi dan aliran pendapatannya sudah terdiversifikasi menjadi penyewaan sepeda dan skuter, ekspedisi makanan, dan ekspedisi barang. Uber pun mengembangkan taksi udara dan teknologi mobil tanpa pengemudi.