Astra graphia information technology - Astra Graphia Information Technology (AGIT) Gelar AGIT SOLUTION DAY 2019



Google Image - Perkembangan Teknologi Analog



Perkembangan Teknologi Analog - Astra Graphia Information Technology (AGIT) kembali melangsungkan “AGIT Solution Day 2019” , mengangkat tema Connecting The Dots - Integrated and Smart Industry adalahrangkaian pekerjaan satu hari sarat untuk menyuruh mitra bisnis AGIT mencari wawasan lebih luas mengenai teknologi digital terkini guna mengakselerasikan transformasi bisnis mereka dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0., Kamis (28/2/2019) di Jakarta.



Riset teranyar yang diluncurkan oleh IDC Asia Pacific mengungkapkan, transformasi digital bisa melipat gandakan penghasilan di sekian banyak  sektor Industri. Ada ekstra sebesar 387 miliar dolar AS dalam kurun masa-masa lima tahun (2016-2021) pada produk dalam negeri bruto atau PDB di area Asia Pasifik, sampai-sampai akan menjadi 8.399 triliun dolar AS pada 2021. Bahkan, McKinsey selaku perusahaan konsultan manajemen multinasional, memproyeksi Indonesia bisa membuka kesempatan bisnis dan menambah PDB sampai 3,7 triliun dolar AS pada tahun 2030.

Baca Juga :
Teknologi Informasi | Teknologi Informasi Dalam Organisasi
Teknologi Informasi | Teknologi Informasi dalam Keperawatan Ppt

Dengan menyaksikan trend dan dinamika bisnis di atas, AGIT Solution Day 2019 diinginkan dapat menyerahkan jawaban dan sebagai media bercakap-cakap dan bertukar pikiran antar partner bisnis AGIT guna mencari wawasan lebih luas tentang solusi dan strategi implementasi dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0



Direktur Astra Graphia Information Technology (AGIT), Widi Triwibowo mengatakan, “Pada ketika era kompetisi bisnis dewasa ini, masing-masing perusahaan sangat urgen untuk terus berkembang supaya tetap selalu mengerjakan perubahan ketika ini maupun kedepannya. Inovasi adalahsuatu urusan mutlak dan kewajiban untuk bertahan ketika ini sebab kita ketika ini sedang di jaman revolusi industri yang secara mendasar akan tidak jarang kali berubah mengikuti teknik kita hidup, bekerja dan bersangkutan satu dengan yang lain. Dalam skala, cakupan, dan kompleksitasnya, transformasi industri tidak bakal sama laksana yang dirasakan sebelumnya. Kita tidak dapat memahami kapan bakal terjadi, tetapi kita mesti bisa segera merespon secara cepat supaya kita dapat membina perusahaan yang Integrated dan Smart Industry.”

Pada AGIT Solution Day 2019 membicarakan Enam Dots atau Enam Tema yang menjadi highlights dalam acara hari ini yakni yang terdiri dari Customer Experience, Sharing Economy, Human Like Enterprise, Mass Personalization, Exponential Economics dan Customer Journey. Keenam tema ini di elaborasi dengan harapan supaya dapat menyerahkan solusi “how to connect the dots” dan “how to capitalize those” supaya setiap perusahaan tetap relevan dan bahkan memimpin dalam era Revolusi Industri 4.0 yang telah muncul di depan mata.




Dalam AGIT Solution Day 2019 juga muncul mitra bisnis AGIT yang berbagi pengalaman, tantangan, serta hambatan dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 di setiap perusahaannya. Pembicara yang muncul adalah pakar-pakar di bidangnya yang membicarakan tentang persoalan serius dan sekian banyak  strategi dalam menghadapi evolusi revolusi industri 4.0, pekerjaan AGIT Solution Day 2019 dikemas secara menarik, santai, dan penuh denganunsur digital.

Baca Juga :
- Teknologi Informasi | Informasi Teknologi Elektronik

“Yang memisahkan AGIT Solution Day 2019 yakni pada unsur kedua dipecah menjadi 3 bagian percakapan yang kesatu membicarakan tentang Smart Foundation, bagaimana membina pondasi IT yang cerdas. Smart Process, bagaimana membina proses yang cerdas. Smart Connectivity, bagaimana membina konektivitas yang cerdas” ujar Widi menambahkan.





Widi pun menjelaskan bahwa penerapan teknologi informasi secara digital pada perusahaan bukan melulu sekedar kemauan yang powerful saja, namun pun memerlukan blueprint, dokumentasi yang jelas mengenai visi dan tujuan strategis perusahaan dan pendekatan secara bertahap supaya para empunya perusahaan dapat memakai dan menjalankan teknologi informasi cocok dengan asa dan formalitas yang sudah ditetapkan.

Di samping memperkuat Perkembangan Teknologi Analog fondasi transformasi digital perusahaan, kita tidak melulu mendapatkan wawasan mengenai teknologi digital terbaru, tetapi pun menemukan jawaban mengenai bagaimana tetap relevan dan memimpin kompetisi di era Revolusi Industri Keempat ini.