Perkembangan Teknologi Cetak - Shopee Komentari Kasus Pembobolan 13 Juta Akun Bukalapak



Google Image - Perkembangan Teknologi Cetak



Perkembangan Teknologi Cetak - Mengatakan petan data yang dialami Bukalapak merupakanhal yang serius. Pasalnya dalam akun tersebut ada sekian tidak sedikit informasi urgen laksana nomor rekening, alamat rumah, hingga alamat e-mail.

"Serangan dari Pakistan kami sendiri tidak kena. Saat pembobolandiberitahukan tersebut langsung menggarap pengecekan regional. Karenaurusan ini sudah adalahhal serius dan keamanan data pribadi," ujar Rezky usai acara peluncuran program "Kreasi Nusantara dari Lokal untuk Global" di SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (21/3).

Rezky mengaku Shopee memiliki tim yang didedikasikan untuk menjagaketenteraman siber platform selama 24 jam. Ia berpendapat untuk menjagaketenteraman siber, konsumen juga harus siap menjaga keamanannya sendiri dari serangan peretas.

Serangan peretas ini bisa berupa malware atau phising yang sudah marak terjadi. Di samping itu, Rezky pun menganjurkan supaya pemakai tidak sembarangan menyebarkan data-data individu untuk oknum-oknum tertentu.


Untuk mencegah serangan peretas, Rizky menyebutkan terdapat dua hal yang penting. Pertama merupakan keamanan platform dan keamanan pribadi konsumen.

"Dari sisi pengambilan data yang sifatnya lebih ke consumer to consumer (C2C). Ini yang kadang-kadang perlu diingatkan seluruh konsumen untuk sering menggarap pengamanan untuk akunnya," kata Rezky.
Dari keamanan platform, Rezky meyakinkan bahwa Shopee sudah memiliki lapisan keamanan wahid untuk menangkis serangan peretas. Ia menyebutkan jenis serangan yang dialami Bukalapak merupakan jenis serangan ke sistem platform.

Rezky mengakui Shopee memiliki gerbang akses yang lebih tidak tidak banyak yang bisa dimanfaatkan peretas. Pasalnya Shopee tidak melulu muncul di Indonesia namun pun muncul di Taiwan, Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, dan Filipina.

"Kalau peretasan yang sana itu kan pengambilan masuk ke dalam. Kalau kami sudah mempersiapkan supaya kita punya firewall yang cukup kuat," imbuhnya. (jnp/evn)